Konsep peradaban: definisi dan karakteristik

Konsep peradaban: definisi dan karakteristik


We are searching data for your request:

Forums and discussions:
Manuals and reference books:
Data from registers:
Wait the end of the search in all databases.
Upon completion, a link will appear to access the found materials.

Berasal dari bahasa Latin 'civitas'Dan ini pada gilirannya' civis ', mewakili penduduk kota, istilah peradaban muncul dari tangan ahli ensiklopedis Prancis di abad ke-18 sebagai sebuah konsep yang menentang barbarisme (bagi mereka ada orang-orang progresif atau beradab dan orang-orang barbar atau primitif).

Sudah di abad kesembilan belas konsep itu majemuk, artinya sekumpulan karakter yang dimiliki kehidupan suatu kelompok atau suatu zaman.

Hari ini, peradaban akan menjadi tahap di mana manusia mengatur dirinya sendiri ke dalam kota, memungkinkan munculnya kehidupan perkotaan.

Itu juga digunakan mengacu pada pencapaian kemanusiaan, lebih tepatnya, pada warisan budayanya (api, roda, tulisan, sibernetika, dll.).

Agar itu ada, diperlukan elemen penyusun tertentu.

Elemen peradaban:

Ruang angkasa: ia harus terkandung dalam ruang geografis yang dapat ditemukan, yang menentukan hubungan yang berbeda antara manusia dan alam, memberikan setiap peradaban keunikannya.
Masyarakat: dalam kerangka geografis ini kelompok manusia membentuk masyarakat. Sebuah peradaban tidak bisa ada tanpa masyarakat dan sebaliknya.
Ekonomi: dengan karyanya, manusia mengeksploitasi sumber daya alam sehingga hubungannya dengan sistem produksi akan menjadi sistem ekonomi setiap peradaban.
Organisasi politik: mengatur kehidupan bermasyarakat diatur secara kelembagaan dan politik menurut standar hukum, moral dan sosial tertentu.
Pola pikir kolektif: Laki-laki telah mencoba memberikan penjelasan kepada dunia yang mengelilinginya dengan cara yang berbeda sesuai dengan waktu dan budaya, sehingga membentuk seperangkat keyakinan, nilai dan ketakutan (terutama agama). Inilah yang memberi manusia rasa memiliki pada masyarakat tertentu.

Peradaban adalah "terakhir hidup”, Sejarah masing-masing adalah pencarian apa masih berlaku hingga saat ini dalam struktur utamanya (lingkungan, hierarki sosial, pemikiran kolektif, dll.).

Tidak ada peradaban yang dapat dipahami tanpa pengetahuan tentang masa lalu, pengalaman, dan nilai-nilai.


Video: KONSEP DASAR SEJARAH PERADABAN ISLAM